Buku Ini Mengungkap Akses Eksklusif ke Arsip Jean Paul Gaultier
Dari peragaan perdana sang desainer pada 1976 hingga pertunjukan perpisahan akbar pada 2020.
Fashion girls, berhenti sejenak dari apa pun yang sedang kamu lakukan. Thames & Hudson baru saja menerbitkan ikhtisar perdana yang komprehensif tentang Jean Paul Gaultier —koleksi busana wanita miliknya— dengan akses tak tertandingi ke arsip Maison dan berkolaborasi langsung dengan Gaultier sendiri. Ini adalah buku coffee table yang mampu menandingi semua buku coffee table; inilah “Jean Paul Gaultier Catwalk.”
Dari “Biker of the Opera,” show perdananya pada 1976, hingga koleksi penutupnya yang spektakuler pada 2020, buku ini adalah barang koleksi pamungkas bagi siapa pun yang menggemari label ini. Ditulis oleh Laird Borrelli-Persson, ia menggambarkan Gaultier sebagai “sosok postmodern sejati, yang digerakkan oleh benturan hal-hal berlawanan, fluiditas gender, dan budaya melting pot—dalam hal ukuran, etnisitas, orientasi seksual, hingga kebangsaan.” Sang desainer merayakan model dari berbagai usia dan rupa, serta menghadirkan bintang seperti Madonna dan Björk di atas runway-nya, selalu menyisipkan unsur kebaruan dan kejutan. Gaultier secara radikal menyegarkan kemungkinan dalam fashion mewah lewat komitmennya pada kesetaraan gender, humor visual, serta kecintaan pada yang performatif dan fantastis.
Buku ini memuat sejarah Maison, profil biografis Gaultier, serta penelusuran kronologis koleksi. Foto-fotonya menawarkan sudut pandang unik atas tata panggung, busana, detail, tata rias, dan jajaran model dari Linda Evangelista dan Kate Moss hingga Gigi dan Bella Hadid. Buku ini ditutup dengan bagian referensi yang melimpah, memastikan tak ada yang terlewat. Jika kamu mencari hadiah untuk pencinta fashion—atau alasan tambahan untuk jatuh cinta pada Jean Paul Gaultier—inilah buku untukmu.
Buku ini sudah bisa dibeli di situs Thames & Hudson.
Kabar fashion lainnya: intip brand-brand yang memuncaki LYST Index kuartal ini.








