Leo Prothmann Pergi ke Meksiko dan Pulang dengan Warna Penuh
Untuk debutnya di kalender resmi LFW, Prothmann menampilkan koleksi FW26 bertajuk “CABAÑA.”
Baru saja mendandaniErykah Badu, London-based designerLeo Prothmann kembali mencetak pencapaian besar lewat debutFall/Winter 2026 collection bertajuk “CABAÑA.” Presentasi ini menandai kemunculan perdana label tersebut di jadwal resmiLondon Fashion Week dan ia datang dengan energi yang benar-benar terkalibrasi ulang.
Lupakan jaket musim dingin standar atau segala hal yang selama ini Anda kira tentang praktik desain Prothmann. Alih-alih bersiap menghadapi musim dingin, ia justru menaikkan suhunya. Collection ini terinspirasi dari perjalanan sunyi ke San José del Pacífico,Mexico, untuk merayakan sepuluh tahun kebersamaannya dengan sang partner. Di sana, ia begitu terobsesi pada warna-warna pekat lanskap dan arsitekturnya. Untung bagi kita, semua itu ia bawa pulang dan ia biarkan meledak di koleksi ini.
Color story koleksi ini bergerak dari nuansa bumi seperti cokelat lumpur dan hijau hutan, hingga teal dan mustard yang vibran. Mood‑nya bertumpu pada struktur arsitektural yang seolah runtuh dengan anggun, busana yang awalnya kaku lalu luluh mengikuti tubuh. Outerwear‑nya, khususnya, benar-benar menggoda: parka kulit quilted modular dan jubah pagi yang dramatis, dibangun dari potongan-potongan kulit sisa. Prothmann merancang jenis coat yang ingin Anda jadikan identitas diri sepenuhnya.
Di bagian lain, bentuk shell signature sang label kembali hadir dalam ekspresi baru. Potongan-potongan dengan tingkat kerumitan teknis tinggi ini disebut sebagai cages, dengan struktur tulang di bagian dalam untuk menjaga bentuk sebelum akhirnya mengikuti gerak. Gaun malam bercage itu dipotong dari satu spiral kulit tunggal, dengan setiap bilah ditempatkan dengan sangat teliti. Prothmann menyebutnya “couture furniture,” sekaligus objek dan busana… dan investasi waktunya tampak jelas.
Untuk urusan kolaborasi, Prothmann memperluas jejak desain labelnya dengan menggandengDr. Martens untuk menginterpretasi ulang Jadon boot menjadi hiking legwarmer dengan saku kargo yang sekaligus tahan air dan tetap breathable. Ia berbagi bahwa ia menciptakan sepatu yang dulu ia dambakan saat mendaki di Mexico.
Koleksi ini juga memperkenalkan kacamata resin edisi terbatas yang dirancang bersamaCubitts serta perhiasan struktural dengan bentuk sedikit tidak beraturan dari Ollivion yang menyempurnakan keseluruhan styling.
Untuk liputan lebih jauh soal LFW, lihat rangkuman show favorit dan presentasi pilihan kami.














