Arlo Parks dan Red Roses Rayakan Rugby Putri Lewat Film Spoken Word
Melepas para juara Piala Dunia ke turnamen berikutnya dengan cara yang paling berkesan.
Seniman pemenang penghargaan Arlo Parks berkolaborasi dengan tim rugby putri Inggris Rugby Team untuk menggarap sebuah film spoken word yang mengeksplorasi kekuatan tanpa kompromi saat Red Roses bersiap kembali turun berlaga. Bertepatan dengan peluncuran album baru Parks dan kampanye Red Roses di ajang Six Nations 2026, kolaborasi ini hadir di momen yang terasa paling tepat bagi semua yang terlibat.
Puisi tersebut lahir sebagai bagian dari proses kreatif yang lebih luas, dengan Parks bekerja bersama para pemain Red Roses Sarah Bern, Marlie Packer, Abi Burton, May Campbell dan Connie Powell untuk merumuskan tema-tema utama karya tersebut. Setelah berjam-jam bertukar gagasan tentang identitas, ekspresi diri, dan kekuatan, lahirlah karya spoken word ini.
Menghadirkan kisah yang dibentuk oleh para perempuan kuat dari berbagai industri dan latar belakang kehidupan, film pendek ini menuturkan cerita tentang pemberdayaan dan kebersatuan—bukan hanya untuk tim rugby putri, tetapi untuk semua perempuan di mana pun berada.
Dalam siaran pers, Parks mengatakan, “Red Roses adalah salah satu tim paling luar biasa di dunia olahraga saat ini, dan ketika menghabiskan waktu bersama mereka, Anda langsung mengerti alasannya. Karya ini lahir dari percakapan yang sangat jujur tentang apa artinya menjadi kuat dengan ukuran Anda sendiri. Saya berharap orang-orang bisa merasakannya saat menontonnya.”
Di kabar lain, Arsenal Women merilis sebuah film dokumenter yang menyorot tim sepak bola putri level akar rumput yang mereka dampingi.



















