Deretan Rilisan Buku Baru yang Nggak Sabar Kita Baca Musim Panas Ini
Dari sekuel yang super dinantikan sampai debut panas yang lagi ramai dibicarakan.
Klub buku, komunitas buku, aksesori bernuansa buku dan para It-girl dunia literasi, aktivitas membaca resmi kembali jadi primadona. Seiring meningkatnya minat pada kultur analog, makin banyak orang mencari cara untuk lepas sejenak dari algoritme tanpa mematikan kreativitas dan rasa ingin tahu mereka. Jawabannya: buku.
Saat linimasa penuh dengan premiere film dan rilis album baru, kami justru ingin menyorot deretan judul yang layak kamu sisipkan ruang di rak buku. Dari fantasi dan romansa hingga kejahatan dan thriller, inilah buku-buku yang terbit tahun ini dan wajib masuk radar. Entah kamu pembaca harian atau hanya melahap buku saat liburan setahun sekali, anggap ini panduan utama untuk semua rilisan yang akan jadi bahan obrolan. Tetap ikut dalam percakapan dan lanjut gulir untuk daftar bacaan musim panas versi kami.
Hello, Limerance – Momo Yamaguchi
Momo Yamaguchi merilis novel debutnya berjudul Hello, Limerance, kisah liar tentang seorang perempuan yang mencari ‘the one’ di tengah musim panas Tokyo yang menyengat. Sebuah pengamatan tajam tentang kecantikan, kuasa, dan kegelisahan eksistensial saat menginjak usia 25 dan belum tahu siapa diri kita, buku ini nyaris pasti jadi bacaan hot-girl tahun ini.
Prioritise This – Lily Silverton
Lily Silverton adalah sosok yang siap bikin hidupmu lebih tertata. Entah kamu sedang mencari reset di awal musim, butuh merapikan prioritas, atau sekadar ingin menemukan kunci untuk hidup lebih baik, Silverton baru saja merilis buku yang tepat untukmu. Prioritise This menawarkan kerangka yang didukung ilmu neurosains untuk menavigasi hidup modern, ketika kita terus-menerus beroperasi dalam mode serba-darurat.
A Court of Thorns and Roses (Buku 6 dan 7) – Sarah J. Maas
Serial fantasi yang sempat menguasai internet dan membuat hampir semua orang tergila-gila, A Court of Thorns and Roses, kembali lagi. Pernah ada masa ketika kamu tak bisa keluar rumah tanpa melihat seseorang membaca buku pertamanya, sementara orang-orang tak henti mengoceh soal semesta fantasinya. Kini, kabar gembira untuk semua, sang penulis Sarah J. Maas akan merilis buku ke-6 dan ke-7.
The Secret Lives of Murderers’ Wives – Elizabeth Arnott
Buku Elizabeth Arnott digambarkan dengan sangat pas oleh Emilia Hart sebagai “seandainya Taylor Jenkins-Reid menulis novel kriminal,” dan itu sudah menjelaskan segalanya. Berlatar musim panas California tahun 1960-an yang terik, tiga perempuan menjalin persahabatan tak terduga berlandaskan satu rahasia bersama: suami-suami mereka adalah beberapa pembunuh paling terkenal yang pernah divonis di negeri itu. Siapkan diri bersantai di tepi kolam renang dengan page-turner yang satu ini.
Lady Tremaine – Rachel Hochhauser
Lady Tremaine adalah salah satu cerita yang benar-benar mengulik karakter, menggali kebenaran dari satu sosok dan menyajikan sesuatu yang sama sekali tak terduga. Ini adalah reinterpretasi yang memukau dari Cinderella, diceritakan dari sudut pandang sang ibu tiri “jahat” yang terkenal, menyingkap kisah cinta yang memikat dan eksplorasi sejauh apa seorang ibu akan berjuang demi anak-anaknya. Kami benar-benar penasaran bagaimana Rachel Hochhauser akan mengubah perspektif kita semua.
Lake Effect – Cynthia D’Aprix Sweeney
Dari penulis New York Times best-seller The Nest hadir potret jenaka namun lembut tentang dua keluarga dan satu keputusan nekat karena cinta yang mengubah segalanya selama puluhan tahun. Dengan banyak ciri khas humor dan kedalaman Sweeney, Lake Effect adalah refleksi yang peka tentang kehilangan, duka, ibu, anak perempuan, cinta dan hasrat, sambil mengajukan pertanyaan: apa yang sebenarnya kita utang pada orang-orang yang kita cintai?
Missing Sister – Joshilyn Jackson
Digambarkan sebagai “kisah mencekam tentang saudara perempuan dan balas dendam,” New York Times best-seller dan penulis Never Have I Ever, Joshilyn Jackson benar-benar membuat kami ketagihan. Novel ini mengikuti sepasang kembar yang tak terpisahkan hingga salah satunya meninggal dan meninggalkan pesan suara misterius. Lalu kita mengikuti sang saudari dalam pencarian keadilan yang putus asa. Sebuah thriller page-turner yang dijamin mampu mengobati kebuntuan bacaanmu.
This Story Might Save Your Life – Tiffany Crum
Dirilis pada awal Maret 2026, buku terbaru Tiffany Crum sudah langsung menjadi best-seller. Kalau judulnya saja belum cukup menggoda, percayalah ceritanya penuh plot twist, manipulasi, dan rahasia, dengan taburan romansa. Kamu baru akan percaya setelah membacanya sendiri.
Half His Age – Jennette McCurdy
Dari penulis New York Times best-seller I’m Glad My Mom Died, novel ini sekaligus menyedihkan, lucu, menegangkan, dan sangat intim saat mengulik sejauh apa kita akan melangkah demi mendapatkan apa yang kita mau. Jennette McCurdy dengan cepat bertransformasi dari salah satu aktris favorit masa kecil kita menjadi salah satu penulis paling berpengaruh di generasi ini.
A Hymn to Life – Gisèle Pelicot
Gisèle Pelicot adalah perempuan berani yang menjadi wajah perlawanan setelah kasus kekerasan seksual yang mengejutkan dunia. Dalam seruan agar rasa malu “berpindah kubu”, kita mendengar kisahnya untuk pertama kalinya. Sekaligus sebuah memoar dan aksi perlawanan yang penuh keberanian, A Hymn to Life adalah kisah menyentuh tentang bertahan hidup dan seorang perempuan yang merebut kembali suaranya.



















