TTSWTRS Menggali Kulit dan Spiritualitas dalam Koleksi Terbarunya
Dengan teknik cetak eksperimental dan sentuhan akhir yang taktil.
TTSWTRS kembali mengulik tema tubuh dan transformasi lewat lini “Skin Couture”-nya. Pertama kali diperkenalkan saatNew York Fashion Week pada bulan September, melalui format imersifyang memadukan seni proyeksi, tata suara, dan pertunjukan langsung; kini kita diajak melihatnya lebih dekat.
Koleksi ini bergerak luwes antara kulit yang terekspos dan konstruksi yang sengaja dibentuk, menghadirkan siluet skulptural dan visual bak tato; lapisan-lapisan taktil dirancang menempel rapat ke tubuh, seolah benar-benar menyatu dengannya. Berkembang dari bab pertama “Skin Couture”, rilis kali ini semakin menguatkan pesan penerimaan diri lewat visual yang terhubung dengan keimanan dan spiritualitas. Narasinya membuka ruang simbolik di mana tubuh bukan hanya untuk dilihat, tetapi juga diyakini keberadaannya.
Setiap piece tampil eksperimental lewat teknik cetak dan detail taktilnya, dihadirkan dalam tujuh look lengkap dengan aksesori. Salah satu sorotannya adalah satu tampilan yang dibangun di sekitar sebuahbodysuit-tank dan celana pendek bersepeda, yang dikisahkan melalui narasi bedah estetik. TTSWTRS memadukan print tubuh hiper-realistis dengan aplikasi silikon berlapis dan transparan, sebuah teknik baru bagi brand ini.
Karya lain yang tak kalah standout adalah bodysuit beige, dibuatdengan lapisan mengilap yang menciptakan ilusi kilau dari dalam tubuh itu sendiri. Pertama, motif tato diaplikasikan lalu diselimuti lapisan berkilau yang dikembangkan di lokakarya internal sang brand untuk menghasilkan permukaan yang terasa seolah kulit itu sendiri telah bertransformasi. Ini adalah presentasi yang benar-benar orisinal.
Koleksi bernuansa tak-duniawi ini akan dirilis pada 3 April diwebsite TTSWTRS.
Di berita lain,simak deretan show favorit kami dari Shanghai Fashion Week FW26.



















