Benarkah Bahan Skincare Ini Bisa Gantikan Suntik Filler Bibir Kamu?
TikTok menyebut volufiline sebagai filler dalam botol — kami pun minta para ahli kulit buat kasih pendapatnya.
Internet seolah tak pernah puas membahas operasi plastik dan berbagai tweakment kecantikan. Jadi wajar saja, ketikabahan aktif skincare bernama volufiline mulai naik daun diTikTok karena dijuluki sebagai “alternatif filler tanpa jarum,” para pencinta kecantikan pun makin penasaran untuk memasukkannya ke dalam rutinitas, apalagi berkat dukungan brand kesayangan seperti Medicube danThe Ordinary yang ikut menguatkan hype-nya. Mulai dari klaim bibir lebih bervolume, bawah mata lebih montok hingga jari yang tanpa sengaja ikut membesar, volufiline dengan cepat jadi bahan perbincangan berkat hasilnya yang tampak jelas. Namun, para dermatolog mengingatkan bahwa faktanya tidak sesederhana itu.
Sering dikaitkan dengan kemampuannya untukmembuat tampilan lebih berisi padakulit, volufiline bekerja dengan menstimulasi sel lemak di area yang kehilangan volume. Namun, meski TikTok menyebutnya setara dengan filler payudara dan suntik bibir, para ahli menegaskan hal itu sangat jauh dari kenyataan. “Volufiline hanya memberikan efek penambahan volume yang halus dan sementara, bukan perubahan struktur permanen — karena ia hanyalah bahan topikal,” jelas ahli bedah plastik dengan dua sertifikasi dewanDr. Robert Schwarcz kepada Hypebae.
Selain itu, Dr. Schwarcz menilai bahwa menyamakan volufiline dengan filler profesional bukan hanya menyesatkan, tapi juga sangat melebih-lebihkan kemampuannya. “Bahan ini tidak bisa membangun kembali lemak wajah yang hilang, mengangkat jaringan yang mengendur, atau menambah volume struktur seperti yang bisa dilakukan filler dermal profesional,” katanya. Lebih jauh, para ahli mengingatkan agar volufiline digunakan dengan sangat hati-hati karena efek jangka panjangnya masih belum banyak diketahui.
@skin_vestment Kalian yang sudah lama di sini pasti tahu aku suka banget sama volufiline! Aku pakai di bibir dan bawah mata & aku benar-benar melihat perbedaan besar di keduanya. Konsistensi itu kuncinya! Setiap hari aku oleskan serum ke bibir, lalu pakai plastik lip mask (nggak wajib) & biarkan meresap. Setelah sekitar 20 menit, aku lapisi dengan sedikit Vaseline dan biarkan bibirku “marinasi”! Aku benar-benar bisa melihat perbedaannya #volufiline #lipcare #volufilineserum #lipbalm #antiaging ♬ Hot Air Balloon – Adam Woods
Selain masih tergolong pendatang baru di dunia kecantikan, volufiline juga belum mendapat persetujuan FDA. “Ini bukan produk yang disetujui FDA dan menambahkannya secara rutin ke rutinitas skincare Anda tidak disarankan. Saya akan sangat berhati-hati saat mengaplikasikannya di wajah, apalagi di area tubuh lain,” ujar ahli bedah plastik bersertifikat dewan Dr. Douglas Monasebian tersebut.Meski sering disamakan dengan produk skincare lain yang mengandung bahan yang lebih familiar, Dr. Monasebian menegaskan bahwa volufiline sepenuhnya ditujukan untuk keperluan kosmetik, bukan untuk kesehatan kulit secara nyata.
“Menurut saya, akan agak berlebihan kalau berpikir bahwa payudara bisa membesar begitu banyak hanya dengan mengoleskan bahan apa pun secara topikal. Bahan ini mungkin bisa bekerja sementara untuk menambah volume di beberapa area wajah, tapi kita masih belum tahu efek jangka panjangnya,” tambahnya. Intinya, mengoleskan krim atau serum tidak akan pernah memberi hasil setara injeksi. Sebaliknya, volufiline sebaiknya digunakan secukupnya saja sebagai solusi sementara untuk kehilangan volume.
Seperti halnya produk yang sedang hype lainnya, para dermatolog menyarankan untuk selalu bersikap waspada. Jika ragu, lakukan uji tempel terlebih dulu dan pastikan membaca label dengan saksama sebelum memasukkan produk yang belum familiar ke rutinitas harian. Sebab meski TikTok mengklaim volufiline adalah “filler dalam botol,” para ahli belum sepenuhnya yakin — yang berarti, Anda pun sebaiknya belum langsung ikut percaya.



















