Miu Miu Kembali ke Akar Lewat Koleksi Denim Vintage-Inspired
Membawa kita kembali ke era awal label ini di akhir ’90-an.
Miu Miu menghadirkan interpretasi khas atas salah satu material paling abadi di dunia fashion lewat koleksi barudenim yang berakar pada akhir era 90-an label ini dengan estetika utilitarian yang kuat.
Koleksi ini menempatkan denim sebagai pusat gaya harian, mengeksplorasi keluwesan material ini lintas gaya, momen, dan estetika personal. Hadir dalam empat siluet utama, rangkaian ini mencakup jeans oversized dengan potongan palazzo memanjang, model boyfriend yang santai dengan pilihan pinggang tinggi maupun sedang, serta potongan lurus klasik dengan profil lebih pendek dan ramping.
Setiap pasang jeans diberi sentuhan wash bernuansa vintage, mulai dari indigo pekat hingga biru pudar, lengkap dengan efek shading, whiskering, dan finishing usang yang memberi kesan sudah lama dimiliki sejak pemakaian pertama. Logo Miu Miu berbentuk bordir hadir sebagai aksen khas, ditempatkan di bagian depan ataupun belakang desain.
Merayakan kemampuan denim untuk melampaui tren, gender, dan generasi, koleksi ini dirancang berpusat pada ekspresi individual. Dipadukan dengan sneakers, loafers, setelan tailored, kemeja maskulin, atau sweater abu-abu ikonis sang rumah mode, denim Miu Miu ditujukan untuk dikenakan dengan cara yang sepenuhnya personal tanpa batas.
Berawal dari kain yang dinamai dari kota Prancis “de Nîmes,” denim terus berevolusi, dan koleksi terbaru Miu Miu menegaskan posisinya yang tak tergantikan dalam lemari pakaian kontemporer.
Intip kampanyenya di atas lalu kunjungiwebsite resmi brand untuk berbelanja koleksi ini.
Di kabar lain,intip koleksi Haute Couture kedua Matthieu Blazy untuk Chanel.



















