Setelah sepak bola bertahun-tahun mendominasi lanskap budaya dan gaya berbusana, bola basket kini muncul sebagai pesaing terkuat dalam merebut perhatian industri mode.
Dari rave hingga runway, warna yang dulu dihindari semua orang kini kembali jadi andalan—dan brand-brand kecil sudah melihatnya lebih dulu.
Perpaduan tailoring skulptural dan craftsmanship puitis yang memukau.
Menjadikannya rumah mode pertama yang melakukannya.
Menggabungkan sport, kesehatan, wellness, dan gaya dalam satu koleksi debut.
Lengkap dengan personalisasi khusus memakai tulisan tangan Pierpaolo Piccioli.
Menampilkan Sarah Pidgeon dalam film pendek “A New York Minute.”
Inklusivitas ukuran di runway makin menurun drastis. Kenapa beberapa brand terbesar di dunia seolah nggak peduli?
Mulai dari Jessie Buckley dalam balutan Chanel hingga Michael B. Jordan dengan setelan Louis Vuitton.
Termasuk sneakerina manis untuk para bunheads pemula.
Di 2026, gaya hidup sehat jadi modal sosial – dan semua brand ikutan cuan.
Bisa dibilang hasilnya benar-benar terasa Euphoria…