Surat cinta untuk NYC ini menghadirkan empat siluet sepatu baru plus sederet graphic tee yang super standout.
Menjembatani jarak generasi dan gaya, inilah masa depan sisi penuh gaya dari “the beautiful game”.
Merayakan para seniman perempuan dari seluruh dunia.
Menelusuri ladang ranjau penuh emosi, kekacauan, dan gangguan digital dalam dunia kencan masa kini.
Lengkap dengan sandal kelinci dan piyama yang berubah jadi gaun pesta.
Usang, berjumbai, dan penuh goresan, brand ini menukar garis rapi dengan visi kontra‑kultur yang berani.
Tampil di luar jadwal resmi dengan koleksi bertajuk “Memory. Loss.”
Menampilkan 19 seniman lintas medium dan gaya.
Deretan foto yang merekam malam-malam liar di pusat kota New York dari 1973 hingga 1986.
Sneaker terinspirasi dari model rilisan 2005 yang tak pernah jadi, plus treasure hunt seru keliling kota.
Koleksi baru buat tampil mencuri perhatian di klub lari berikutnya.