Memadukan musik dan sepak bola era ‘90-an dengan streetwear Los Angeles.
“Aku tidak terlalu memikirkan gender saat mendesain. Aku membuat pakaian untuk manusia.”
Duo pendiri salah satu brand pendatang baru paling menarik dari New York ini membahas upaya membangun kultur sepak bola di Amerika Serikat, perkembangan fesyen sepak bola, dan makna menjadi “Ophsides.”
Lewat kampanye yang dipotret di Hong Kong.
Menghidupkan kembali label St Michael untuk generasi baru.
Untuk pertama kalinya, kolaborasi mereka melangkah ke pasar global.
Meluncurkan koleksi kedua mereka lewat sebuah karya seni.
Kolaborasi streetwear impian para sneakerhead.
Sebuah kapsul streetwear spesial untuk menghormati komunitas yang selalu mendukungnya.
Hadir dengan wash dan pattern baru di lini workwear ikonisnya.
Dengan kampanye autentik yang berakar kuat pada dunia bela diri.
Perpaduan gaya polo klasik dengan streetwear New York.