Perias Tyla yang Menghancurkan Stereotip Lewat Neon Glam
“Buat aku, makeup itu tentang kebebasan untuk berkreasi.” — Ngozi Edeme
Meski internet baru-baru ini memutuskan bahwa era clean girl sudah berakhir,Ngozi Edeme, alias Painted By Esther, selalu menjadikan warna-warna berani dan terang sebagai pusat karyanya. Seniman rias berbasis London inimakeup ini identik dengan blush pink bubblegum andalannya dan riasan mata warna permen, dan dari situ ia membangun portofolio yang mengagumkan — termasuk deretan riasan mata neon dan body paint untukTyla‘s We Wanna Party Tour.
Di tengah derasnya kritik makeup di dunia maya, Edeme tetap berpegang bahwa rutinitas kecantikan kita harus selalu mengutamakan selera pribadi. Entah saat ia meracik glam bernuansa disco di backstage untuk Tyla atau mengubah peserta Love Island USA‘s Olandria Carthen menjadi seperti boneka Bratz lewat permainan blush, Edeme tak akan pernah ikut-ikutan gagasan keliru internet bahwa perempuan kulit hitam tidak bisa tampil menawan dengan blush atau eyeshadow terang — dan karyanya menjadi sanggahan yang vibrant.
Selanjutnya, kami berbincang dengan Ngozi Edeme tentang merancang look makeup bersama Tyla dan menulis ulang pakem kecantikan.
Tentang Kecintaannya pada Blush
Blush sejak dulu jadi titik fokus favorit saya dalam makeup. Saya ini British babe, jadi blush memang sudah lama jadi elemen wajib dalam makeup kami. Bertahun-tahun, saya mengkurasi cara saya memakainya agar mencerminkan apa yang saya suka lihat di wajah. Saya suka melihat perempuan kulit hitam dan Asia dengan banyak warna di wajah. Warna kulit kami benar-benar memeluk warna-warna itu. Ia menambah vibransi, cahaya, dan nuansa fantasi — buat kami, rasanya nyaris mustahil untuk tidak terlihat seperti peri boneka Bratz.
Tentang Bekerja dengan Tyla
Colorful glam yang saya buat untuk Tyla adalah favorit saya. Dia sangat kreatif dan itu menular pada saya. Dia menyambut look yang ekstra dan memberi saya kebebasan penuh untuk melukis wajahnya. TemaWe Wanna Party Tour adalah pesta, dan tak ada cara yang lebih tepat untuk menerjemahkannya selain dengan warna-warna terang dan neon. Kami menarik inspirasi dari mana saja dan look yang tercipta mencerminkan hal itu. Disco glam adalah inspirasi utama kami; kami ingin orang-orang melihat makeup-nya dan langsung gemas ingin berkreasi sendiri.
Lihat postingan ini di Instagram
Tentang Gagasan bahwa Perempuan Kulit Hitam Hanya Boleh Memakai Warna Tertentu
Saya selalu berusaha keras mematahkan anggapan itu. Perempuan kulit hitam adalah sebagian dari orang-orang paling whimsical dan kreatif, dan saya benci mendengarnya. Hampir tak ada yang tidak terlihat bagus di kami. (Tanpa bias.) Saran saya: ikutilah irama diri sendiri. Hidupmu milikmu, wajahmu milikmu, kepribadianmu juga milikmu untuk dikurasi. Lakukan apa saja yang kamu mau! Segalanya terlihat bagus pada kami.
Tentang Menghadapi Komentar Negatif
Dulu hal itu sangat mengganggu saya, sampai akhirnya saya sadar para penyangkal itu tidak bisa melakukan apa yang saya bisa, bahkan di hari terbaik mereka. Saya bisa merias dengan mata tertutup, sambil berdiri, duduk, atau berbaring. Klien saya bisa saja menempelkan wajahnya ke ponsel dan saya jongkok di lantai, hasilnya tetap tanpa cela. Siapa pun yang sedang melakukan hal berharga dalam hidupnya tidak akan duduk di internet hanya untuk menonton dan membenci orang lain — titik. Lagipula, bahkan hal negatif pun ikut terjual, jadi terima kasih atas engagement-nya.
Untuk bacaan kecantikan lainnya, simak juga tentang kolaborasi wewangian terbaru e.l.f. dan H&M.


















