Victoria's Secret Mengungkap Kisah di Balik Layar Runway
Merilis dokumenter intim yang mengupas sisi lain panggungnya.
Ajang Victoria’s Secret fashion show sudah berjalan hampir 30 tahun, menjadi perayaan lintas generasi yang selalu penuh gemerlap, glam, dan penampilan spektakuler bahkan sejak sebelum sebagian dari kita lahir. Sepanjang perjalanan itu, brand ini mengalami pasang surut dramatis—dari puncak kejayaan, kejatuhan, hingga comeback—yang terus membuat para penggemar terpaku menanti langkah berikutnya.
Meski acara ini meraih kesuksesan besar sebagai runway lingerie pertama, dengan jumlah penonton yang sempat menembus sekitar 10 juta orang di puncak kejayaannya awal 2010-an. Namun tak lama, angka itu merosot dan brand tersebut mulai disorot karena pesan yang dinilai ketinggalan zaman di tengah dunia yang terus berubah. Pada 2019, Victoria’s Secret memilih rehat sejenak dari panggung untuk mencoba kembali terhubung dengan audiensnya. Setelah comeback yang sedikit goyah pada 2024, show terbarunya akhirnya kembali mendapat restu para penggemar. Dengan deretan talenta yang begitu beragam dan kehadiran atlet pertama yang tampil di show ini, Angel Reese, kini saatnya kita benar-benar diajak mengintip apa yang terjadi di balik layar.
Brand ini pun seolah menjawab doa para penggemar dengan merilis The Victoria’s Secret Fashion Show Documentary. Mengikuti gerak sang executive creative director, Adam Selman, dokumenter ini menyajikan akses eksklusif ke balik layar pada hari-hari krusial menjelang salah satu malam paling penting di kalender industri mode. Tegangnya persiapan, kemewahan maksimal, dan deretan talenta kelas atas tersaji tanpa filter, memberikan penonton sudut pandang intim nan langka ke dunia pakaian dalam di atas catwalk.
Dokumenter ini akan bisa ditonton mulai 28 Januari di website Victoria’s Secret.
Di kabar lain, jangan lewatkan kampanye Hari Valentine dari SKIMS.



















