Glitter-Dusted Grime Jadi Sorotan Utama di Runway Diesel FW26
Terinspirasi dari glam “the morning after”.
Di Milan Fashion Week, Diesel mengusung gaya “the morning after” lewat koleksiFall/Winter 2026-nya. Meski busananya penuh tabrak motif dan siluet yang sengaja acak, riasan panggung justru menguatkan nuansa pesta yang berantakan dengan caranya sendiri. Disupervisi oleh Inge Grognard danMAC Cosmetics, tampilan riasan menonjolkan mata bernuansa neon dan kulit yang dilumuri glitter pastel.
Mengusung konsep wajah jam 5 pagi sisa malam sebelumnya, Grognard sengaja memakai teknik rias sengaja berantakan saat mengaplikasikan eyeshadow fluoresen dan taburan glitter di tubuh. Dengan memanfaatkan palet warna modern khas rumah mode berupa hot pink, sunset orange, dan lime green, tampilan glam ini menjadi sentuhan akhir paling manis untuk gaya walk of shame paling chic.
Ketika desainer lain memilih riasan yang lebih kalem, detail maksimalis Diesel FW26 menjadi bukti bahwa ketika dieksekusi dengan tepat, glam yang tepat bisa mengubah segalanya. Meski Glenn Martens membayangkan sebuah pesta ala Project X yang berubah menjadi runway nan super-kacau, tampilan riasan justru menambatkan kegilaan itu lewat kilau warna-warni manis bak permen.
Selagi di sini, simak juga bahasan tentang dua desainer yang mengusung tren hairy fashion.


















