Ottolinger FW26 Untuk Para “Female Fools” Pemberani
Menolak standar kesempurnaan, label berbasis Berlin ini menampilkan koleksi yang dipersembahkan untuk para cewek yang berani mengambil ruang.
Ottolinger Fall/Winter 2026 meminjam semangat ekspresif dari seniman Isa Genzken. Terinspirasi dari pameran Genzken tahun 2014 berjudul “The Only Female Fool“, para desainer Christa Bösch dan Cosima Gadient menghadirkan koleksi yang berdenyut dengan semangat pemberontakan. Musim ini menjadi ode bagi perempuan yang berani mengambil ruang tanpa rasa bersalah, termasuk DJ VTSS yang melenggang di peragaan tersebut.
Panggung Paris Fashion Week menandai pergeseran besar dalam eksplorasi material bagi label ini ketika Ottolinger untuk pertama kalinya memasukkan kulit ke dalam deretan koleksinya. Rangkaian outerwear yang dominan ini menyeimbangkan sisi tajam tersebut dengan faux fur bervolume khas mereka dan busana berbahan scuba yang serbabisa, dirancang untuk gerak yang luwes. Dalam kolaborasi teknis istimewa dengan brand heritage asal Swiss, Mammut, label ini memaknai ulang perlengkapan alpine untuk konteks urban. Sorotan utamanya mencakup jaket puffer oranye terang yang cerdas dikonstruksi dari sleeping bag, serta legging adaptif dengan bagian kaki yang bisa dilepas sehingga bertransformasi menjadi celana pendek.
Lihat unggahan ini di Instagram
Pilihan sepatu mengakar kuatkan busana berkonsep tinggi ini. Para model mengenakan sneakers Nike yang sengaja dibuat tampak usang, melambangkan hidup yang dijalani habis-habisan lewat malam-malam panjang dan keputusan-keputusan impulsif. Menguatkan narasi seputar footwear, label ini menggoda publik dengan Nike Mirage yang belum dirilis, sebuah siluet hibrida yang memadukan DNA sepatu bola klasik dengan struktur refined ala sepatu Oxford.
Untuk ulasan lebih jauh soal Paris Fashion Week, simak rekap lengkap kami.


















