Koleksi Terbaru PH5 Terinspirasi dari Menatap Bintang dan Melepaskan Diri Sejenak
Brand knitwear ini menghadirkan ketenangan, alam, dan ajakan untuk melambat.
PH5 ingin Anda meletakkan ponsel sejenak. Untuk musim gugur 2026, label rajut kultus ini mengajak kita melambat lewat koleksi yang terinspirasi oleh salah satu pengalaman alam terindah: langit malam yang tak tersentuh cahaya buatan.
Koleksi ini terinspirasi dari perjalanan sang desainer ke Taman Nasional Warrumbungle di Australia, Dark Sky Park pertama di dunia yang mendapat sertifikasi internasional, tempat hamparan bintang tanpa batas menggantikan waktu menatap layar tanpa henti. Nuansa tenang tersebut terasa di seluruh koleksi, yang menerjemahkan keindahan langit malam ke dalam rajutan playful khas PH5.
Rasi bintang hadir dalam wujud polkadot abstrak, sementara benang Lurex berkilau, payet, dan hiasan lainnya meniru cahaya lembut bintang. Di sisi lain, mohair yang disikat menghadirkan tekstur lembut, rajutan dua sisi menawarkan dua tampilan dalam satu busana, dan kelim bervolume yang skulptural juga berfungsi sebagai bantal—karena, ya, busana-busana ini memang dirancang untuk dipakai berbaring di bawah bintang-bintang.
Dikenal mampu menyeimbangkan inovasi dengan kenyamanan pakai, PH5 sekali lagi membuktikan bahwa rajutan dapat terasa playful sekaligus memiliki tujuan. Melampaui pakaian itu sendiri, koleksi ini secara halus mendukung gerakan yang kian berkembang untuk melindungi langit gelap, mengajak kita menukar notifikasi yang terus-menerus dengan sedikit lebih banyak ketenangan.
Di saat mode kian merangkul kesadaran penuh, koleksi terbaru PH5 terasa seperti pengingat bahwa terkadang hal paling keren yang bisa Anda kenakan adalah kemampuan untuk mematikan sejenak dan melepaskan diri dari segala koneksi.
Koleksi ini kini tersedia melalui situs web PH5 dan sejumlah peritel pilihan.
Sementara itu, kami berbincang dengan Tyla tentang album terbarunya dan kampanye fesyennya.



















