Menilik Dunia Desain Isamaya Ffrench
Kreator ini membawa platformnya, Studio Iron, ke London Design Festival.
Isamaya Ffrench membawa kepekaannya terhadap hal-hal tak terduga melampaui ranah kecantikan. Dalam London Design Festival 2026, kreator asal Britania ini menghadirkan platform lintas disiplin miliknya, Studio Iron, ke Brompton Design District. Di sana, sebuah pameran desain koleksi baru akan mempertemukan 27 seniman, desainer, dan perajin ahli dari dunia seni, fesyen, desain, serta budaya kontemporer.
Menanggapi tema tahun ini, “Sempurna dalam Ketidaksempurnaan”, pameran ini menyoroti eksperimen material, bentuk-bentuk skulptural, serta objek yang berada di antara karya seni dan benda fungsional. Alih-alih terpaku pada kategori kreatif tradisional, kurasi Ffrench mempertemukan talenta baru dan nama-nama mapan untuk mengeksplorasi apa yang terjadi ketika beragam material, disiplin, dan perspektif bertemu.
Daftarnya mencakup nama-nama seperti Andu Masebo, CompletedWorks, CJ Aslan, Buchanan Studio, Kelly Wearstler x ARCA, dan Wretched Flowers, পাশাপাশি deretan seniman serta perajin kontemporer lainnya. Setelah debut Studio Iron di Saatchi Yates, presentasi ini menjadi langkah terbarunya sebagai platform bagi generasi baru desain koleksi.
Studio Iron bergabung dengan lebih dari 150 desainer dan kreator dalam program Brompton Design District 2026, yang akan menghadirkan pameran, instalasi, acara, dan peluncuran produk di seluruh kawasan tersebut. Kunjungi situs web untuk informasi selengkapnya.



















