Dari “royalty” fashion sampai raja beneran, semua hadir buat mendukung salah satu desainer muda paling berbakat di London.
Menelusuri ladang ranjau penuh emosi, kekacauan, dan gangguan digital dalam dunia kencan masa kini.
Usang, berjumbai, dan penuh goresan, brand ini menukar garis rapi dengan visi kontra‑kultur yang berani.
Desainer berbasis Berlin ini mengulik eksplorasi tajamnya soal kuasa dan transformasi tekstil lewat lensa material daur ulang.
Dari lingerie upcycled ala Lou de Bètoly hingga kolaborasi Converse bareng SF1OG.
Menukar mikrofon dengan catwalk di salon show 16Arlington di London.
Dari peragaan perdana sang desainer pada 1976 hingga pertunjukan perpisahan akbar pada 2020.