Budaya

Buat Kamu Pecinta Fashion dan TV, Wajib Punya Buku Ini

Assouline baru saja merilis “Emily in Paris: The Fashion Guide” biar kamu bisa ngulik tuntas semua tampilan super fabulous di serial itu.

1.3K 0 Komentar

Buat Kamu Pecinta Fashion dan TV, Wajib Punya Buku Ini

Assouline baru saja merilis “Emily in Paris: The Fashion Guide” biar kamu bisa ngulik tuntas semua tampilan super fabulous di serial itu.

Hanya ada segelintirserial TV yang mencetak sejarah bukan karena akting atau alur ceritanya, melainkan berkatfashion-nya. Bukan berarti akting dan ceritanya buruk, tapi rasanya tertutupi oleh busana yang begitu detail dan sangat stylish. Salah satu serial yang langsung terlintas di benak adalahSex and the City, yang bukan hanya mengejutkan penonton lewat karakter perempuan yang begitu kuat, tetapi juga kini dikenang karena deretan gaya runway dan sebutan label desainer yang tak terhitung jumlahnya. Ingat ga, sih, gaun koranDior karyaJohn Galliano yang dikenakan sang tokoh utama, Carrie Bradshaw (Sarah Jessica Parker), atau obsesinya yang kini legendaris pada sepatu hak tinggiManolo Blahnik.

Saat ini, serial Netflix Emily in Paris juga meninggalkan jejak besar lewat pilihan busananya. Gaya penuh imajinasi, berwarna cerah, dan sering kali jenaka dari sang karakter utamaperempuan Amerika Emily Cooper (Lily Collins), saat ia menjelajahi dunia nuansa halusala Prancis dalam kancah fashionibu kota mode dunia, benar-benar tak kurang dari kata fabulous. Dan, seperti yang mungkin sudah diduga, serial ini digarap oleh Darren Star, sosok yang merevolusi peran fashion di televisi lewat karya-karya lain, termasukSex and the City.

Assouline kini menghadirkan kronik fashion paling lengkap lewat buku terbarunya,Emily in Paris: The Fashion Guide. Buku resmi pertama soal serial ini, dikurasi dan ditulis olehMarylin Fitoussi, perancang kostum peraih berbagai penghargaan di balik serial tersebut, yang mendokumentasikan proses serta sumber inspirasinya lewat kisah behind-the-scenes yang autentik. Paduan couture vintage, tabrakan warna, dan print bertumpuk ala Emily Cooper begitu ikonis hingga pantas mendapatkan kupasan tersendiri.

Collins berbagi cerita, “Buku ini adalah surat cinta untuk imajinasi Marylin yang berani dan penuh warna, dan untuk kebebasan yang ia berikan pada kita semua untuk bermain dengan gaya dan menjadikannya milik kita sendiri. Persahabatan dan kolaborasi kreatif kami yang begitu indah telah selamanya mengubah hidup saya. Ia seorang pesulap, ikon, dan visioner yang dengan bangga saya rayakan.”

Buku ini sekarang sudah tersedia melaluiwebsite Assouline. Segera cek untuk hadiah paling tepat bagi para pencinta fashion—atau untuk memanjakan diri sendiri.

Di kabar lainnya,jangan lewatkan pameran terbaru yang menyandingkan karya Vivienne Westwood dengan Rei Kawakubo.

Baca Artikel Lengkap
Artikel ini telah diterjemahkan secara otomatis dari bahasa Inggris.
Oleh
Share artikel ini

Baca Berikutnya

Noir Kei Ninomiya Pamerkan Kolaborasi PUMA Speedcat di Paris Fashion Week
Footwear

Noir Kei Ninomiya Pamerkan Kolaborasi PUMA Speedcat di Paris Fashion Week

Siluet ikonis PUMA Speedcat tampil penuh kilau dengan taburan mawar kristal.

Show Favorit Kami di Paris Fashion Week FW26 (Sejauh Ini)
Fashion

Show Favorit Kami di Paris Fashion Week FW26 (Sejauh Ini)

Dari talenta baru seperti Julie Kegels dan Hodakova hingga show kedua Anderson untuk Dior.

Tren Runway Terbesar dari Fashion Week FW26
Fashion

Tren Runway Terbesar dari Fashion Week FW26

Dari rambut jadi busana sampai celana penuh tekstur, ini tren yang lagi hits di runway.


Coach Resmi Masuk Era Literary Girl
Fashion

Coach Resmi Masuk Era Literary Girl

Coach merilis gantungan buku gemas untuk tasmu yang bisa disesuaikan dengan reading list terkini.

Menyorot 8 Seniman Muda dalam Rangka Perayaan International Women’s Day
Seni

Menyorot 8 Seniman Muda dalam Rangka Perayaan International Women’s Day

Dari erotika sci-fi feminis ala Jessie Makinson hingga adegan cinta Black Queer karya Sola Olulode — semuanya bagian dari portofolio kreatif Avant Arte.

More ▾
 

Sepertinya Anda menggunakan ad-blocker

Iklan memungkinkan kami menawarkan konten kepada semua orang. Dukung kami dengan me-whitelist website ini.

Whitelist Kami

Cara untuk Me-Whitelist Kami

screenshot
  1. Klik ikon AdBlock pada area browser extension di pojok kanan atas.
  2. Di bagian bawah “Pause on this site” klik “Always
  3. Refresh atau klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan.
screenshot
  1. Klik ikon AdBlock Plus pada area browser extension di pojok kanan atas.
  2. Block ads on – This website” switch ke off untuk mengubah tombol dari biru menjadi abu-abu.
  3. Refresh atau klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan.
screenshot
  1. Klik ikon AdBlock Ultimate pada area browser extension di pojok kanan atas.
  2. Tekan switch off untuk mengubah “Enabled on this site” menjadi “Disabled on this site”.
  3. Refresh atau klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan.
screenshot
  1. Klik ikon Ghostery pada area browser extension di pojok kanan atas.
  2. Klik tombol “Ad-Blocking” di bagian bawah. Tombol tersebut akan menjadi abu-abu dan teks di atasnya berubah dari “ON” ke “OFF”.
  3. Refresh atau klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan.
screenshot
  1. Klik ikon UBlock Origin pada area browser extension di pojok kanan atas.
  2. Klik ikon warna biru besar di bagian atas.
  3. Ketika sudah berwarna abu-abu, klik ikon refresh yang muncul di sebelahnya atau klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan.
screenshot
  1. Klik ikon ad-blocker extension yang sudah ter-install pada brower Anda.
  2. Ikuti petunjuknya untuk menonaktifkan ad blocker pada website yang Anda kunjungi
  3. Refresh halaman atau klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan.