The North Face dan SASHIKO GALS Bikin Ulang Nuptse dengan Gaya Baru
Sentuhan artisana yang unik dan beda dari yang lain.
Tradisi kuno, teknologi futuristis, dan seni yang bisa dikenakan berpadu dalam sebuah kolaborasi kultural yang terasa sangat baru dan relevan ini. The North Face The North FaceJapan berkolaborasi dengan SASHIKO GALS
, sebuah kolektif perajin, yang mengubah ketangguhan fungsional perlengkapan outdoor menjadi karya layak museum yang benar-benar bisa kamu kenakan.
Kolaborasi ini bukan sekadar menyoroti masa lalu, tetapi juga merayakan warisan teknik jahit tangan Jepang demi masa depan yang lebih berkelanjutan. Untuk pertama kalinya secara historis, siluet ikonis 1992 Nuptse ditafsir ulang melalui perspektif hanten, mantel musim dingin tradisional yang secara turun-temurun dikenakan masyarakat Jepang. Desain hibrida ini menampilkan struktur santai tanpa ritsleting, namun tetap mempertahankan kemampuan insulasi yang luar biasa. Sebagai jurus pamungkas inovasi, BP Nuptse Hanten memanfaatkan Brewed Protein, serat bebas minyak bumi yang dikembangkan di laboratorium oleh para pionir bioteknologi di Spiber. Bukan hanya cantik dipandang, tetapi juga sangat fungsional.
Melengkapi rangkaian kapsul ini, ada BP Nuptse Down Sashiko Booties dan kaus katun tebal yang juga dihiasi detail benang sashiko khas. Setiap item dijahit tangan dengan sangat teliti, menjadikannya artefak satu-satunya dengan “bekas luka” unik yang tercipta dari jejak jarum sang perajin. Inilah koleksi yang benar-benar layak diburu.Seri edisi terbatas ini akan tersedia secara eksklusif mulai 27 Desember di The North Face Alter di Harajuku, Tokyo
.Sementara itu, jangan lewatkan kolaborasi HUGO dengan serial anime


















