Alpha Industries dan Cecilie Bahnsen Hadirkan Ulang Jaket Bomber dengan Sentuhan Feminin
Kolaborasi perdana yang membuktikan kalau girly dan tangguh bisa tampil serasi dalam satu koleksi.
Tahun baru, waktunya sebuah kolaborasi segar, dan Alpha Industries dan Cecilie Bahnsenmengawali semuanya dengan langkah besar. Untuk pertama kalinya, dua label ini berkolaborasi, memadukan warisan militer Alpha dengan sentuhan romantis khas Bahnsen. Anggap saja ini sebagai momen streetwear bertemu kisah dongeng dalam versi paling maksimal.
Koleksi kapsul ini menghadirkan ulang dua siluet ikonis Alpha, jaket bomber MA-1 dan N-2B, menjadi tiga gaya baru yang terasa begitu dreamy. Lewat sudut pandang desain Cecilie Bahnsen yang lembut, detail-oriented, namun tetap berakar pada estetika utilitarian, tiap item bertransformasi dengan tekstur romantis baru yang menyeimbangkan struktur tegas dan kelembutan.
Motif bunga laser-cut, patch bordir, dan finishing berdimensi memberi gerak sekaligus sensasi taktil pada jaket, tanpa menghilangkan bentuk aslinya. MA-1 hadir dalam siluet cropped hitam, berlapis kain cut-out yang mengembang seolah kelopak bunga. N-2B ditawarkan dalam dua warna: navy senada dan hijau army dengan detail pink lembut. Keduanya dilengkapi patchwork floral yang terinspirasi dari buku berkebun vintage yang ditemukan Bahnsen bersama putranya, menambahkan sentuhan personal. Tudungnya bisa dibuka resletingnya untuk menampilkan lining onion-quilted khas jaket ini, kini dipermanis motif bunga ala Bahnsen. Perpaduan feminin dan edgy yang pas, ini adalah item cool-girl terbaru untuk melengkapi wardrobe musim dinginmu.
“Saya sering melihat begitu banyak girls, terutama di Jepang, memadukan jaket bomber di atas gaun,” cerita Bahnsen. “Rasanya ini seperti sebuah evolusi alami bagi dunia kami, dimulai dari bentuk-bentuk ikonis Alpha lalu direinterpretasi melalui lensa feminitas versi kami sendiri.” Setiap piece menjadi studi kontras yang terasa sangat elegan.
Koleksi ini akan rilis pada 23 Januari di Alpha Industries dan situs web Cecilie Bahnsen, bersamaan dengan gerai Dover Street Market Paris dan London.
Di kabar lain, jangan lewatkan reinterpretasi Converse atas Chuck Taylor All Star untuk 2026.



















