ANREALAGE Padukan Fiksi Ilmiah & Fashion di FW26
Menciptakan busana digital yang bisa berubah dan menyatu dengan latar sekitarnya.
ANREALAGE Fall/Winter 2026 menggelar show yang menantang pertanyaan besar seputar hidup di era internet. Apakah ini memperluas kesadaran kita atau justru membatasinya? Kemarin, desainer Kunihiko Morinaga mengangkat konsep kamuflase termoptik (dari anime karya Masamune Shirow,Ghost In The Shell) dan menerjemahkannya ke dunia nyata.
Morinaga bersama timnya menghabiskan enam bulan menyempurnakan pemrograman busana LED ini agar bisa berubah mengikuti proyeksi latar belakang di runway. Hasilnya, siluet itu seolah lenyap dan menyatu dengan sekelilingnya, layaknya bunglon. Perpaduan fiksi ilmiah dan fashion ini terasa sangat segar—sebuah pendekatan yang mungkin akan jauh lebih sering kita lihat di musim-musim mendatang.
Siluet bak avatar melangkah di atas runway, berbalut body armor dan elemen robotik, dengan palet warna yang merepresentasikan nuansa dunia Fortnite dengan balutan neon yang sengaja dibuat blur. Kode, rangkaian sirkuit, dan prostetik dihadirkan dengan sentuhan yang nyaris elegan, sementara rujukan ke era pra-digital muncul lewat kemeja prairie dan denim berumbai yang menambahkan esensi manusiawi. Perhiasan wajah dan kuku metalik meniru perangkat antarmuka dan estetika cyberpunk dari Ghost In The Shell yang memulai semuanya.
Koleksi berteknologi tinggi ini mengedepankan sekaligus aspek digital dan analog, memantulkan lanskap masa kini dengan cara yang kreatif dan relevan. Intip beberapa look andalan di atas.
Untuk liputan lebih lanjut seputar fashion week, ini deretan show favorit kami dari Milan.

















