Sampai Kapan Rosé Akan Bertahan dengan Rambut Pirang?
Selama tujuh tahun terakhir, Rosé rutin mem-bleaching rambutnya — tapi apakah masa pirangnya sebentar lagi berakhir?
Sejak BLACKPINK debut pada 2016,Rosé yang kerap berganti-ganti gaya rambut tetap menjadi bagian paling khas dari identitas visualnya. Meski sang bintang sudah menjajal semuanya, dari strawberry blonde, cherry red, hingga chocolate brown untuk waktu singkat, warna pirang platinumnya yang sudah ia kenakan sejak 2021 jelas telah menjadi warna rambut andalannya.
Sebagai pemilik rambut cokelat alami, komitmen Rosé mempertahankan warna yang super ribet perawatannya ini selalu membuat BLINK bingung. “Dia bakal botak sebentar lagi,” tulis seorang penggemar di kolom komentar. Setelah hairstylist-nya, Cha Jong Hyun, mengungkap bahwa ia telah mem-bleaching rambut Rosé setiap dua minggu selama tujuh tahun terakhir, warganet pun mulai berdebat soal apakah sang bintang sebaiknya kembali ke warna rambut gelapnya.
“Tidak ada seorang pun, dan maksud saya benar-benar tidak ada, yang seharusnya mem-bleaching rambut sesering itu,” ujar hairstylist selebritas yang masuk nominasi Emmy, Dior Sovoa kepada Hypebae. “Rambut alami yang gelap dan tebal biasanya secara struktur lebih kuat dan umumnya bisa menahan proses pengangkatan warna lebih banyak dibanding rambut bertekstur halus, tapi tetap saja, dibutuhkan komitmen yang luar biasa besar dari sang bintang dan sang stylist.”
Meski bleaching terus-menerus hampir pasti mengorbankan kesehatan rambut, para ahli menyebut pirang platinum Rosé yang awet bertahun-tahun ini justru jadi bukti betapa suksesnya ia sebenarnya.Bagi bintang A-list dengan akses nyaris tanpa batas, menjalani perawatan rambut pirang selama tujuh tahun ternyata jauh lebih mungkin diwujudkan daripada kelihatannya. “Saat berada di level popularitas seperti itu, rahasianya biasanya terletak pada intensitas perawatan profesional dan dikelilingi para ahli terbaik di industri,” kata Sovoa.
Selain itu, Rosé juga nyaris tak pernah terlihat dengan akar rambut gelap yang kontras — dan ketika tampak, jelas terlihat itu hasil teknik gradasi yang disengaja, bukan semata-mata pertumbuhan rambut alami yang dibiarkan. “Saat Anda melihat seseorang terus-menerus tetap sepirang itu dengan hampir tak ada akar rambut yang terlihat, jelas ada teknik tingkat lanjut yang dimainkan,” Samantha Lawrence, hairstylist selebritas sekaligus pemilik Chromatique Salons, menambahkan. “Ini tampilan yang sangat terencana dan benar-benar high maintenance.”
Soal seberapa berkelanjutan rambut pirang Rosé, para pakar rambut terbelah pendapatnya: apakah pada akhirnya ia akan “dipaksa” kembali ke warna cokelat alaminya atau tidak. “Dari pengalaman saya, mempertahankan level warna pirang seintens itu dalam jangka panjang selalu soal menyeimbangkan estetika dan integritas rambut. Untuk sosok seperti Rosé, selama sumber daya dan perawatannya ada, ia bisa terus lanjut, tapi selalu ada keputusan strategis di balik layar,” ujar Lawrence.
Meski tak ada cara pasti mengetahui sampai kapan rambut pirang Rosé akan bertahan, Sovoa menyebut ada dua jalur logis yang bisa ditempuh sang bintang, “Menurut saya, saran terbaik—yang akan saya berikan saat semua mata tertuju padanya—adalah pelan-pelan beralih ke warna yang lebih gelap agar rambut bisa pulih. Jika ia benar-benar bersikeras tetap pirang, ia sebaiknya memakai wig custom berkualitas tinggi.”



















