Vestiaire Collective Bongkar Obsesinya Generasi Kita pada Fashion Vintage Terbaru
Dari Chanel Classic Flap sampai Fendi Baguette yang selalu diburu, inilah deretan tas vintage yang lagi naik daun.
Menurut mereka, obsesi kita terhadap fesyen vintage justru terus meroket,Vestiaire Collective. Event tahunan “Vintage Days” milik platform resale tersebut kembali digelar, membawa serta sederet data yang membuktikan bahwa romansa kita dengan fesyen vintage masih jauh dari kata usai.
Berlangsung di aplikasi dan situs web brand tersebut pada 15–21 Juni, sale ini akan menghadirkan beberapa item paling diburu dari brand sepertiFendi, Chanel dan Gucci.
Masih menurut Vestiaire Collective, pencarian untuk item arsip naik hampir 19% sejak Januari, dengan Fendi Baguette yang tak pernah kehilangan pamor memimpin dan dinobatkan sebagai tas arsip paling banyak dicari di platform tersebut sepanjang masa. Menyusul di posisi berikutnya ada Chanel Classic Flap, dengan versi vintage-nya menyumbang angka mengesankan, yakni 25% dari transaksi harian untuk siluet tersebut.
Berdasarkan data terbaru platform tersebut, Chanel bahkan sudah melampaui Gucci sebagai heritage brand paling banyak dicari, kemungkinan berkat efek viral yang terus mengelilingi koleksiMatthieu Blazy. Di sisi lain, gaya Y2K juga masih sangat kuat, dengan arsip-arsip dariCoach yang mengalami kenaikan pencarian hingga 61%, ditambahBalenciaga City Bag yang melonjak hingga 64%.
Secara keseluruhan, bisa dibilang konsumen kini tidak hanya mengejar produk atau tren, tetapi juga kisah di balik tiap item dan warisan fesyen yang mereka bawa.
Untuk mengenal lebih jauh gaya-gaya vintage yang bercokol di puncak daftar, intipevent Vestiaire Collective Vintage Days, yang akan dimulai pada 15 Juni. Member baru juga bisa menggunakan kode “NEW10” untuk menikmati diskon 10% pada pembelian pertama mereka.



















