Strawberry Western Bangkitkan Nostalgia Jepang lewat Chibi Maruko-chan
Brand asal NYC ini merayakan karakter ikonis tersebut lewat koleksi baru yang berakar pada kenangan masa kecil dan budaya kawaii.
Strawberry Western melanjutkan kecintaannya pada budaya pop Jepang lewat peluncuran kedua kolaborasinya dengan serial anime kesayangan, Chibi Maruko-chan.
Menyusul peluncuran perdana pada awal musim semi lalu, label asal NYC ini menambah tiga item baru ke dalam koleksinya: tank top grafis, tas tote, dan handuk—masing-masing menampilkan karakter usil tersebut dalam gaya khas Strawberry Western. Dirancang untuk mengaburkan batas antara fesyen dan benda koleksi, koleksi kapsul ini memadukan unsur playful khas brand dengan fungsionalitas.
Diciptakan pertama kali oleh Momoko Sakura pada 1986, Chibi Maruko-chan mengisahkan keseharian Maruko, siswi yang tulus namun usil dan tinggal di Shizuoka bersama keluarga serta teman-temannya. Sejak adaptasi animenya tayang perdana pada 1990, karakter ini telah menjadi ikon budaya yang dicintai di Jepang maupun berbagai belahan dunia, oleh penggemar dari lintas generasi.
Bagi Kisa Shiga, pendiri sekaligus direktur kreatif Strawberry Western, kolaborasi ini memiliki makna yang sangat personal. Tumbuh besar di antara New York dan Himeji, Kisa akrab dengan budaya kawaii, manga, dan fesyen Jepang; Chibi Maruko-chan pun menjadi bagian dari kenangan masa kecilnya. Peluncuran terbaru ini menangkap kembali kehangatan dan nostalgia tersebut, mengubah karakter favorit masa kecil menjadi koleksi yang dirancang untuk keseharian.
Koleksi ini kini tersedia secara eksklusif melalui situs web Strawberry Western.
Sementara itu, simak deretan brand pakaian renang indie yang kami incar pada musim panas ini.



















