Chanel Bawa Koleksi Métiers d’art ke Kereta Bawah Tanah New York City
Dengan kehadiran duta brand terbaru, A$AP Rocky dan Ayo Edebiri.
Matthieu Blazy baru saja menampilkan Chanel koleksi Métiers d’art 2026 di New York, koleksi perdananya untuk rumah mode ini. Menampilkan koleksi “demi-couture” terkini, yang berada di antara haute couture dan ready-to-wear, momen ini menjadi titik krusial bukan hanya bagi rumah mode tersebut, tetapi juga bagi Blazy sendiri.
Sebelumnya digelar di destinasi seperti Manchester, Shanghai, Dubai dan Salzburg, peragaan ini awalnya digelar di salon-salon Paris milik rumah mode tersebut, namun sejak era Lagerfeld telah berkeliling dunia, sebuah tradisi yang diteruskan oleh Virginie Vard dan kini oleh Blazy.
Berbicara tentang inspirasinya untuk koleksi tahun ini, sang desainer mengungkapkan, “New York subway adalah milik semua orang. Semua menggunakannya: ada pelajar dan para pengubah arah permainan; negarawan dan remaja. Ini adalah ruang penuh pertemuan yang enigmatik sekaligus menakjubkan, tabrakan berbagai arketipe budaya pop, di mana setiap orang punya tujuan masing-masing dan mengekspresikan keunikannya lewat apa yang mereka kenakan. Seperti di film, mereka adalah pahlawan dalam kisah mereka sendiri.”
Lihat unggahan ini di Instagram
Melanjutkan jejak debut Blazy untuk rumah mode tersebut, yang pertama kali ditampilkan saat Paris Fashion Week tahun ini, koleksi kedua sang desainer mengeksplorasi tema drama, sukacita dan kepribadian, dengan menyorot beragam karakter di subway, dari sosialita hingga mahasiswa. Mengajak tamu menelusuri perjalanan dari era 1920-an hingga masa kini, koleksi ini banyak bermain dengan nuansa Art Deco, ditandai detail bulu-bulu, sulaman yang kaya dan rona-rona bak batu permata, diselingi grafis, siluet dan material kontemporer.
Mengaburkan batas antara Paris dan New York, koleksi ini menghadirkan spektrum gaya dari “playful dan chic” hingga “pragmatis dan eksentrik.” Memperkenalkan siluet yang oleh brand disebut sebagai “new school flapper,” koleksi ini memadukan DNA khas Chanel seperti tweed dan rantai dengan flanel ala lumberjack, rumbai-rumbai retro dan aksesori bernuansa animalia.
Intip koleksinya di atas.
Di kabar mode lainnya, Marine Serre baru saja merilis kampanye liburan paling menggemaskan.














