Nail artist Mei Kawajiri dan fantasi kawaii impiannya di Sukeban
“Kuku juga bisa bercerita.”
Sukeban, liga wrestling perempuan asal Jepang wrestling ini menghadirkan nuansa glamor kawaii ke Art Basel Miami. Nail artist Mei Kawajiri dipercaya menciptakan begitu banyak gaya kuku, semuanya selaras dengan estetika imut khas dirinya dan visual storytelling ala Sukeban. Di pertandingan wrestling, nail art bukan sekadar detail kecantikan — tetapi menjadi medium untuk membentuk karakter-karakter unik dan seluruh dunia fantasi yang dibangun Sukeban.
Saat mengonsep tampilan kuku, Kawajiri sudah punya visi yang jelas untuk tiap karakter. Setelah sebelumnya bekerja dengan liga wrestling ini di LA dan NYC, sang nail artist mengatakan perpaduan wrestling, hiburan, dan seni yang menjadi ciri khas Sukeban membuat proses kreatif jadi jauh lebih seru. Selain itu, Kawajiri merasa bahwa Sukeban dan sang pendirinya, Olympia Le-Tan punya cara tersendiri untuk menyatukan para seniman demi mewujudkan visi mereka.
Berikut, kami berbincang dengan Mei Kawajiri soal merancang nail art untuk Sukeban dan memadukan estetika kawaii miliknya dengan fantasi maksimalis liga wrestling ini.

Soal Bekerja dengan Olympia Le-Tan
Olympia Le-Tan memberi tahu saya bahwa ia tengah mengerjakan proyek baru dengan Sukeban dan tentu saja saya langsung ingin bergabung. Ia berhasil mengumpulkan tim lintas seniman yang luar biasa untuk menghidupkan semuanya. Saya sudah lama jadi penggemar berat setiap proyek yang melibatkan Olympia.
Soal Gaya Biasa vs. Karya untuk Sukeban
Estetika saya untuk kuku biasanya jauh lebih panjang. Tapi untuk Sukeban, saya membuat kuku terpendek yang pernah saya buat. Saya suka tantangan mengerjakan sesuatu dalam versi mini, tetapi tetap memberi efek besar.
Soal Inspirasi di Balik Tampilan Kuku
Saya sudah beberapa kali bekerja dengan Sukeban untuk event mereka di LA dan NY — selalu seru. Saya jadi makin mengenal tiap karakter dan bisa lebih membayangkan seperti apa kuku mereka. Masing-masing begitu unik dan personal. Kuku juga bisa bercerita.

Soal Ketahanan Kuku
Saya memakai lem kuku yang sangat kuat dan kuku-kuku itu tidak pernah lepas! Tapi jujur, kalaupun lepas, tetap keren karena artinya mereka bertarung habis-habisan.
Soal Perpaduan Tak Terduga antara Wrestling dan Nail Art
Wrestling ala Sukeban adalah sebuah fantasi, persis seperti kuku yang saya ciptakan. Saya senang sekali karena estetika Japanese cute style saya terasa begitu menyatu dengan dunia ini.
Untuk konten beauty lainnya, baca juga tentang parfum terbaru Gabe Gordon.



















