Bad Bunny Baru Saja Cetak Sejarah di Super Bowl
Menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol.
Tadi malam, Benito Antonio Martínez Ocasio, yang lebih dikenal sebagai Bad Bunny, membawakan salah satu pertunjukan jeda Super Bowl paling bersejarah. Di saat agen ICE di Amerika Serikat tengah menghancurkan kehidupan banyak orang di seluruh negeri, momen ini menjadi perayaan penuh sukacita. Menghormati budaya Latin dan memberi penghormatan pada warisan Puerto Rico miliknya, ia menjadi artis Latin pria solo pertama yang membawakan pertunjukan jeda, sekaligus yang pertama menampilkan satu set penuh dalam bahasa Spanyol.
Lewat penampilan bersejarah itu, Bad Bunny juga menghadirkan deretan tamu kejutan, termasuk Cardi B, Lady Gaga, Karol G, Pedro Pascal dan Jessica Alba. Panggungnya menampilkan casita tradisional yang selama setahun terakhir menjadi pusat pertunjukan dalam konser-konsernya, lengkap dengan garita khas benteng-benteng di Old San Juan dan para penari Bomba. Lady Gaga tampil dalam gaun biru khusus beraksen ruffle berlipit dengan bros flor de maga (bunga nasional Puerto Rico) dari Luar, label berbasis New York yang dikomandoi desainer berdarah Dominika, Raul Lopez. Di sisi lain, para penari mengenakan busana rajut karya desainer asal Puerto Rico Jomary Segarra, dengan label bernama Yomas.
Meski tampilan Bad Bunny sendiri bisa saja berasal dari deretan rumah mode mewah mana pun, sang bintang justru membuat pilihan mengejutkan dan jatuh hati pada Zara. Gaya serba putih dengan jersey cropped dan celana yang diikat tali itu ternyata rancangan label global berbasis Spanyol yang bisa ditemui di hampir setiap pusat perbelanjaan utama. Entah ia tengah memberi isyarat kolaborasi dengan label tersebut atau sekadar ingin memakai sesuatu yang mudah dijangkau jutaan penonton, pilihan itu menunjukkan kemampuannya menyatukan banyak kalangan.
Di kabar lain, intip koleksi sepak bola adidas Bob Marley yang satu ini.














